Desa Les

Air Terjun Les 

Air terjun les sering juga disebut sebagai air terbang atau yeh mampeh. Sebutan ini diberikan  karena air terjun tersebut memberikan gemercik air yang seolah-olah diterbangkan angin. Air terjun ini terdiri dari tiga tingkat, namun tingkatan tertinggi sangat sulit di capai karena ketinggiannya mencapai 30m dan sangat terjal. Debit airnya tidak terlalu besar namun airnya tetap mengalir sepanjang tahun. Penduduk lokal yang ingin mengambil air di air terjun Les biasanya akan mengaturkan sesajen terlebih dahulu sebagai permintaan ijin. Aura spiritual sangat terasa di lokasi ini. Udara yang sejuk dan pepohonan yang rindang serta air yang segar akan menghilangkan penat dan stres para pengunjung air terun. Wisatawan yang berkunjung biasanya diantar oleh guide lokal. 

Taman Laut Desa Les

C:\Users\acer\Pictures\output\a5.jpg

Taman Laut Desa Les adalah salah satu taman laut yang indah di bali utara.  Taman laut ini menjadi indah dan merupakan rumah bagi ikan hias berwarna warni berkat program transplantasi karang yang dilakukan kelompok nelayan Les. Terumbu karang yang dulunya rusak karena sianida, sekarang sudah menjelma menjadi barisan hard dan soft coral yang indah. Ikan-ikan warna-warni yang dulunya hilang, kembali berdatangan menghiasi dunia bawah lautnya.  Keindahan taman laut ini telah banyak menarik minat wisatawan manca negara untuk melakukan snorkeling dan diving di sini.

 Program rehabilitasi terumbu karang ini telah mampu memberikan kehidupan yang lebih baik  untuk terumbu karang, ikan-ikan dan bagi masyarakat setempat dalam hal perekonomian. Banyaknya wisatawan yang berkunjung untuk melakukan wisata selam telah meningkatkan aktivitas wisata maupun meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.  Obyek wisata ini juga dapat dijadikan sebagai salah satu tempat untuk wisata pendidikan bagi anak-anak dan generasi muda mengenai ekosistem laut maupun mengenai pelestrarian lingkungan hidup. 

Laut yang biru, pemandangan bawah laut yang menawan dan suasana alam pedesaan yang alami ditambah dengan program-program pelestarian ekosistem karang laut menjadikan tempat ini sebagai salah satu tempat yang wajib wisatawan kunjungi selama berlibur di Bali. 

Lokasi Desa Les

Air terjun les dan taman laut les terletak di desa lesa, kecamatan tejakula, yaitu sekitar 38 km dari kota singaraja. air terjun ini berada diantara perbukitan tangudi dan bukit pungsu. ada beberapa cara menuju ke desa les:

  1. Dari kota singaraja ke arah timur, dapat dicapai dengan kendaraan pribadi atau umum dengan waktu tempuh kurang lebih 1,5 jam.
  2. Dari kabupaten gianyar atau ubud atau bangli melalui jalur kintamani.  dari kintamani ada dua jalur aternatif. yaitu (1) arah kanan, ke arah kubutambahan/singaraja, tiba di pertigaan kubutambahan belok ke kanan ke jalur jalan menuju tulamben/amed/karangasem; (2) arah kiri yaitu jalur desa bondalem/ madenan, jalur ini akan berakhir di jalur jalan raya provinsi ke arah tulamben/karangasem. beloklah ke kiri menuju jalur tulamben/karangasem. di pertigaan desa les beloklah ke kanan hingga sampai di tempat parkir. 
  3. Dari ibukota kabupaten karangasem bisa melewati jalur tulamben-singaraja dengan waktu tempuh kurang lebih 1,5-2 jam. 

Waktu tempuh tergantung dari kecepatan dan situasi lalu lintas karena jalur menuju ke lokasi ini lumayan padat oleh kendaraan besar seperti truk dan bus. 

Fasilitas Wisata di Desa Les

Tidak fasilitas wisata khusus untuk Air Terjun Les, namun beberapa fasilitas wisata seperti hotel, villa, home stay, restoran terdapat di pesisir pantai sepanjang pantai di Desa Bondalem, Kubutambahan, Tejakula.  Sedangkan untuk Taman Laut Desa Les, beberapa penginapan dan tempat persewaan fasilitas menyelam sudah tersedia di lokasi ini. Untuk wisatawan yang tertarik dan berminat dapat menghubungi:

Sea Communities Les Village, Tejakula, Bali-Indonesia

Nama: Gede Yudarta

No hp : (+62) 81558068811

Email: Garib98@gmail.com

Website: www.divodive.com