Desa Sudaji

Desa Sudaji terletak di kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng. Jarak Desa Sudaji dari kota kecamatan 10Km (10 menit) , dari Kota Kabupaten 16 Km (20 menit) dan dari Denpasar sekitar 105Km (3 jam).  Letak Desa Sudaji memang agak jauh dari perkotaan namun justru hal ini menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin menghindari hirup pikuk suasan perkotaan. Hanya saja jalan menuju ke Desa Sudaji masih sempit sehingga kendaraan yang masuk masih kendaraan motor dan mobil. Bus pariwisata yang besar mungkin akan kesulitan untuk sampai di Desa Sudaji karena jalan yang cukup sempit untuk  jalur dua arah.

Sejarah desa Sudaji belum dicatat secara pasti. Konon kata Sudaji berasal dari kata “Suda” dan “Aji”. Suda berarti bersih dan Aji berarti Ilmu. Desa Sudaji tergolong Desa Tua tetapi buka Desa Bali Aga. Sehingga beberapa adat istiadat yang dimiliki sedikit berbeda dengan yang ada di desa lainnya. Mata pencaharian utama masyarakat adalah bertani sehingga upacara keagamaan dan adat lebih banyak ditujukan kepada sektor pertanian seperti misalnya upacara Bukakak yang dikhususkan untuk memuja Dewi Sri. 

Daya Tarik Wisata Desa Sudaji

Desa Sudaji  merupakan desa wisata yang baru di bali utara.  Keberadaan aktivitas wisata di Desa Sudaji tidak lepas dari peran penduduk lokal yang ingin mengembangkan potensi wisata di desanya. Desa Sudaji memiliki potensi wisata alam yang sangat mendukung serta potensi budaya yang layak diperkenalkan ke dunia internasional. Dipelopori oleh Bapak Zanzan dengan mendirikan Ommunity Bali, Desa Sudaji mulai diperkenalkan kepada wisatawan lokal dan mancanegara dengan memperkenalkannya sebagai wisata alam dan spiritual. Ada beberapa daya tarik wisata yang layak di perkenalkan kepada wisatawan yaitu: 

Daya tarik wisata alam

Desa Sudaji memiliki air terjun yang indah dan alami. Apabila cuaca cerah maka wisatawan akan dapat melihat pelangi di sekitar air terjun. Pelangi di air terjun ini bahkan bisa di saksikan hampir setiap hari. Letak air terjun tersembunyi di balik perkebunan rakyat memberi tantangan tersendiri bagi wisatawan untuk melakukan trekking di desa ini. Pemandangan yang indah, semilir angin yang sejuk dan gemercik air terjun akan membuat wisatawan menikmati setiap jengkal perjalanannya menuju ke lokasi air terjun. 

https://fbcdn-sphotos-h-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xpf1/t1.0-9/10514547_10204600946287445_8641703647770794280_n.jpg

Sumber: https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10204600946287445&set=pb.1348136019.-2207520000.1407209029.&type=3&theater

Pemandangan sawah di Desa Sudaji juga menjadi sebuah daya tarik tersendiri. Para wisatawan bahkan bisa diperkenalkan proses penanaman padi sampai dengan proses panen padi secara tradisional oleh para pemandu wisata lokal di Desa Sudaji. Rice field tour, akan memberikan kesempatan wisatawan untuk mencoba sendiri cara membajak sawah atau memanen padi, aktivitas disesuaikan dengan musim saat itu. 

Kombinasi wisata alam dan spiritual yang digagas oleh Bapak Zanzan dari Ommunity bali bahkan sudah mendapat banyak respond positif dari wisatawan mancanegara. Berbagai kegiatan yoga dan meditasi telah dilakukan di Desa Sudaji. Lokasi dan teknik yoga yang diperkenalkan juga disesuaikan dengan usia dan tingkat kemampuan wisatawan. 

Daya tarik wisata budaya Desa Sudaji

Selain keindahan alam, Desa Sudaji juga memiliki kekhasan budaya yang menarik untuk di lihat oleh wisatawan. Salah satu budaya yang paling unik dari Desa Sudaji adalah upacara Bukakak yaitu upacara adat untuk  permohonan kepada Dewi Sri sebagai dewi kesuburan untuk menganugrahkan tanah pertanian yang baik dan panen yang melimpah. Upacara Bukakak biasanya dilakukan pada saat piodalan Pura Desa yang jatuh pada purnama kedasa atau biasanya bulan April menurut kalender Jawa Bali. Puncak acara Bukakak sendiri dapat dilihat pada link berikut: 

https://i.ytimg.com/vi/qNJiOUTbc6A/hqdefault.jpg

Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=qNJiOUTbc6A

Wisatawan biasanya akan turut menyaksikan bagaimana tumpah ruahnya masyarakat melaksanakan upacara  Bukakak tersebut. Pemandu wisata lokal dapat memberikan informasi mulai dari proses persiapan pelaksanaan arak-arak Bukakak tersebut dan makna-maknanya. Namun harus dipesan jauh sebelum hari H karena pemandu wisata biasanya juga disibukkan oleh kewajibannya sendiri sebagai warga desa untuk berpartisipasi dalam prosesi upacara. 

Kegiatan pelaksanaan upacara keagamaan dalam kehidupan sosial budaya masyarakat Desa Sudaji juga diperkenalkan kepada wisatawan mulai dari memperkenalkan cara membuat canang sari, penjor maupun membuat sajen sederhana lainnya. Wisatawan akan diberikan teknik sederhana dan makna dari setiap sajen yang di buat. 

Video tentang Desa Wisata Sudaji dapat ditonton pada tautan di bawah ini: